Aku menangis lagi

Dear Diary
Hari ini, Selasa 10 februari 2026 aku menangis lagi.
Namanya Savitri.
Aku biasa memanggilnya mbak Vit walau  usianya lebih muda dariku.
Kami sama sama vampir pemakan riba.
Dia mantan temanku di BNI saat menangani kredit BWU dulu.

Dear Diary
Tadinya aku cuma mau tanya adakah Al Quran yang tahan banting dengan huruf besar. Siapa nama penerbitnya?
Rencanaku nanti saat dapat THR selain melunasi tanah makam untukku aku mau beli Al Quran baru.
Semua Al Quranku hanya  berumur 2 tahun paling lama padahal aku sdh capek capek memberi banyak tanda nomor juz dan nama surat pilihan.
"Ngapain capek capek mbak, kan ada Quran yang sudah ada nomor juz nya?"
Itu pukulan pertama untukku.
Pukulan kedua saat aku dites bacaan surat Yusuf di juz 12 ayat 11.
Anjrit...puluhan kali diulang ulang tetap salah padahal sudah diberi contoh mbak Vit sambil memonyongkan bibir.
Sumpah Dear Diary.
Saat baca "Manna" aku harus memonyongkan bibir seksiku.
Aku sudah berdalih bahwa gigiku kan ompong jadi lafaznya terdengar aneh.
Alasanku tidak mempan Dear Diary.
Dan aku menangis dipukulan kedua ini.
Aku menangis karena merasa bodoh.
Sudah puluhan kali khatam masih saja salah baca.
Aku merasa jumawa memang, karena dari nol dan tidak mengenal alif itu seperti apa, sekarang sudah bisa baca Al Quran dan khatam puluhan kali.
Mungkin itu yang dibenci Tuhan sehingga mengirimkan mbak Vit untuk membuatku menangis dan meruntuhkan kesombonganku.


Dear Diary
Mulai besok aku belajar mengaji lagi khusus tajwid.
Mbak Vit bilang dari Al Baqarah saja, tapi aku malah minta dari mulai Iqro 4 saja mulainya.
Aku infokan jam tidur dan hari hari kulinerku, mbak Vit juga akan mengusahakan jam dan hari senggangnya di sela sela mengajar ngaji secara onlinenya dengan murid dari manca negara.
Ya Allah ya rabb..Dear Diary, ini kan seperti ular menghampir penggebuk.
Goblok benarkan?!
Mbak Vit kan tegas dan galak.
Apakah aku akan terus menangis lagi sambil belajar Iqro nanti?
Tiba tiba aku rindu guru mengajiku yang lemah lembut, mbak Imas.
Mbak Imas..murid kesayanganmu teraniaya mbak.. .


Dear Diary,
Saat ini aku segera mencari Iqro lamaku dan..tisu sebagai persiapan menunggu video internasional dari mbak Vit di  Mozambique, Afrika sana.
Doakan aku Dear Diary, agar  air mataku tidak mengalir saat mengaji nanti.
Untung aku minta diajar sendirian tidak gabung dengan yang lain.
Harga diriku akan runtuh dimata mereka saat melihatku puluhan kali membaca 1 ayat dan..gagal.
Ya Allah ..berilah aku kekuatan batin menghadapi cobaan dari guru ngajiku yang cantik, cerdas, judes, galak dan tajir melintir ini...
Kuatkan aku ya Allah..


Komentar

Postingan Populer