SELAMAT ULANG TAHUN ANAKKU:
Anakku, 37 tahun yang lalu, 4 Oktober 1988, hari selasa pagi jam 08.15, kau, anakku lanang satu2nya lahir setelah 2 hari 2 malam ibu berjuang mati2an mengalami kontraksi sakit perut. Pernah serasa kau akan segera lahir, tapi saat kudengar teriakan2 kesakitan dari ibu2 lainnya, tiba2 saja sakit perut ibu menghilang karena takut. Rasanya seperti menunggu algojo kematian. Kau lahir setelah ibu kehabisan tenaga untuk mengedan, mendorong dan berteriak2. Ibu ingat disela2 nafas yg ngos2an, ibu meminta sang dokter, Dr. Nadir Chan untuk menyerah. "Dioperasi caesar saja dok, saya gak kuat lagi". "Jangan menyerah nyonya. Ayo nyonya harus kuat. Operasi Caesar itu jalan terakhir. Ini kepalanya sudah nongol kok" sang dokter bersemangat membesarkan hatiku. Kalau akhirnya ibu menyerah dan divacuum bayinya agar keluar, itu setelah ibu dan sang dokter kehabisan nafas bersimbah peluh. Anakku, kau lahir dengan kepala seolah olah memakai topi bundar karena divacuum. Begitulah caramu...