Penyakit ndeso untuk orang sepertiku

Dear Diary
 Banyak teman se angkatan, atau se umuran yang sudah pergi mendahuluiku.
Terakhir 2 orang teman meninggal hampir berbarengan karena sakit jantung dan kanker usus.

Dear Diary
Aku biasanya bukan orang yg iri. Bahkan saat dulu selingkungan hidup dengan para ipar aku tidak pernah iri dengan harta mereka.
Mendengar teman temanku sakit dengan julukan yang keren keren seperti sakit jantung, kanker atau leukimia entah kenapa aku agak iri dan... minder.
Apalagi saat ini aku sering sakit sakitan, sebulan paling sehatnya cuma semingguan saja.
Saat ditanya teman sakit apa?
Aku hanya bisa pelan menjawab ..sakit berak berak...
"Kok bisa? Bukannya elo susah BAB?" tanya menyelidik itu lagi.
"Ya bisalah. Aku minum obat pelancar BAB over dosis,  kebanyakan, biar sembelitku cepat hilang."
Akibatnya sudah jelas...sampai berkali kali aku harus kebelakang.
Ya Dear Diary, itu karena aku memang bukan orang yang sabar menunggu sakit perut datang. sekalian saja kuminum dosis 3 x lipat.
Memalukan bukan, menyebutkan judul penyakitnya saja aku malu.

Dear Diary
Seakan Tuhan ingin mbuatku tambah minder.
Sudah seminggu ini leher ku gatal gatal. Kukira biang keringat.
Dengan tak peduli aku kasih salep hitam. eh masih gatal ditambah nyeri bekas garukan kuku, aku kasih minyak Butbut. Setelah kehabisan ide aku ambil bedak gatal.
Aku menyerah saat kukihat leher putih mulusku dipenuhi ruam agak tebal. Aku panik Dear Diary.
Ini pasti panu, kadas kurap seperti si Mulyono.
Anak kosku, Zain, yang apoteker RS FMC buru buru kutanya tentang penyakitku.
"Bu salep hitam ini untuk obat bisul. Minyak Butbut ini untuk pegel . Nah kl bedak ini memang betul buat gatal. ini jamur bu. pakai salep buat jamur bukan pakai obat bisul "
"Zain ibu titip beliin salep ya. Yang manjur. Harga gak masalah. Kamu pasti malu kan kalau punya ibu kos kulitnya kena penyakit kulit ?"

Dear Diary
Sambil menulis ini sesudah pakai obat, aku kembali memohon ampun pada Tuhan pemberi nyawa ini.
Kalau kena sakit berak berak dan kena jamur aku sudah sepanik ini, bagaimana dengan teman temanku yang selangkah menuju kematian karena penyakit jantung atau kanker ?
Bisa bisanya aku iri pada mereka karena aku cuma kena penyakit yang ndeso dan tidak bermartabat. Aku bahkan malu pergi ke dokter.

Ya Allah...ampuni aku karena sempat iri hanya diberi penyakit gatal gatal dan berak berak, bukannya diberi sakit jantung dan penyakit keren lainnya.
Ampuni aku Tuhan...
Aku memang manusia yang tidak pernah mensyukuri nikmatMU.

Komentar

Postingan Populer